Selamat datang di Blogger’s Share Pengalaman | Wadah berbagi informasi seputer tutorial, trik/tips, artikel dan software. | Ikuti terus update postingan terbaru dari kami. | Anda juga dapat merequest artikel, tutorial maupun software terbaru full version, melalui layanan pesan posting yang terdapat di blog kami. | Terima kasih telah berkunjung di blog kami. Semoga postingan-postingan kami dapat menambah wawasan anda! | Salam Admin Blog: Supardin Waly |

SEO BLOG & TEMPLATES

Antispam

Saturday, 6 June 2015

Jurnal Ilmiah : Panduan Penulisan Artikel

Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Privacy policy
Privacy policy

Panduan Penulisan Artikel Jurnal Ilmiah





Jurnal Ilmiah
Salam Jumpa....!!! 

Pada postingan kali ini admin akan membagikan beberapa tips buat sahabat semua terkait dengan tata cara dan hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses penulisan artikel ilmiah. Point ini menjadi sangat urgensi untuk dibaca apabila anda seorang penulis ataupun mahasiswa dan pelajar yang tidak bisa di pungkiri selalu berhadapan dengan karya ilmiah. Oleh sebab itu terus membacanya sampai selesai.
 


PANDUAN UMUM PENULISAN

  1. Penggunaan bahasa yang baik.
  2. Penggunaan kalimat yang singkat, padat dan jelas.
  3. Adanya alur pikiran yang runut antar kalimat dan antar bagian dalam makalah (koheresi).
  4. Makalah memiliki kontribusi ilmiah yang diklaim secara eksplisit, disertai dengan bukti yang cukup meyakinkan.

STRUKTUR MAKALAH ILMIAH

  1. Title
  2. List of author
  3. Introduction
  4. Related Work
  5. Body of the paper
  6. Conclusion and Future Work
  7. Acknowledgement
  8. List of References 

PENJELASAN:


1. Title

  • Sesingkat mungkin, tanpa singkatan atau akronim (kecuali sudah dikenal umum).
  • Buat se-spesifik yang diperlukan.
·         Learning Concept Drift (kurang spesifik).
·      Relevant Data Expansion for learning concept drift from sparsely labeled data (lebih spesifik untuk menggambarkan isi makalah).
  • Gunakan frasa yang kemungkinan besar akan dipakai dalam pencarian topik makalah.
  • Relevant data expansion for learning concept drift from sparsely labeled data
  • Learning user interest dynamics with a three descriptor represantion.
  • Gunakan frasa yang menggambarkan distinctive features dari makalah.
1.      Relevant data expansion for learning concept drift from sparsely labeled data.
2.      Learning user interest dynamics with a three descriptor represantion.
  • Hindari frase yang terlalu umum (misalnya, novel). 

2. Author

  • Berkontribusi secara signifikan dalam penelitian yang ditulis di makalah.
  • Berkontribusi dalam membuat draft, mereview dan/atau merevisi subtansi makalah (bukan spell/grammar checking, typesetting).
  • Memberikan persetujuan versi final makala, termasuk daftar referensinya. 
  • Urutan penulisan author (jika lebih dari satu), sangat bergantung pada:
·         Kontribusi dalam membuat makalah.
·         Konteks budaya (kebiasaan lokal)
  • Pada umumnya tidak mencantumkan gelar.
  • Daftar penulisan biasanya disertai dengan informasi kontak yang terdiri dari nama afiliasi dan e-mail (bukan alamat pos).

3. Abstract

  • Umumnya tidak lebih dari 200 kata, ditulis dalam satu paragraf. 
  • Ditulis untuk memotivasi orang agar membaca makalah.
  • Berisi ringkasan makalah dengan memberikan penekanan pada:   
1.      Masalah yang diselesikan
2.      Metode yang dipakai
3.      Hasil utama yang diperoleh.
  • Merupakan bagian makalah yang dimasukkan ke dalam basisdata literatur:
1.   Gunakan frase yang akan banyak dipakai dalam pencarian literatur (seperti halnya judul).
2.      Minimalkan penggunaan referensi atau persamaan (matematik) dalam abstrak.


4. Introduction

  • Bagian dimana orang ingin mendapatkan subtansi isi makalah untuk menentukan apakah perlu membaca lebih lanjut atau tidak.
  • Fokuskan pada motivasi dan kontribusi makalah.
  • Nyatakan konteks dan area penelitian secara umum
  • Perkenalkan masalah yang diselesaikan;
1.      Yakni mengapa masalah tersebut penting atau menarik untuk diselesaikan.

  • Berikan outline pendekatan yang dipakai untuk menyelesaikan masalah
  • Pada bagian akhir, berikan overview apa yang akan disampaikan dalam makalah
1.  Jangan mengulang kalimat yang ada di dalam abstrak (atau jangan cut-and-paste kalimat dalam teks untuk membuat abstrak)
2.      Hindari penggunaan kalimat/frase yang bersifat klise.



5. Outline Makalah

  • Ditulis di bagian akhir dari introduction.
  • Pada bagian akhir, berikan penjelasan singkat isi makalah bagian per bagian

6. Related Work

  • Related Work adalah penelitian sebelumnya yang pernah dilakukan oleh penulis atau peneliti lainnya dengan masalah/topik yang mirip.
  • Merupakan pengakuan hasil penelitian sebelumnya serta menegaskan orisinalitas makalah
  • Panjang seksi ini bergantung pada ruang yang tersedia serta relevansinya, pastikan semua literatur yang relevan dirujuk dan dipaparkan dengan akurat.
  • Mengabaikan untuk merujuk literatur yang relevan dapat menyebabkan hasil review yang kurang baik, bahkan dapat menyebabkan makalah di tolak.
  • Seksi ini dapat di tulis:
1.      Sebagai bagian dari introduction
2.      Seksi tersendiri setelah introduction
3.      Seksi tersendiri sebelum kesimpulan



7. Effective Related Work

  • Memberikan overview hasil penelitian sebelumnya
  • Secara kritis menelaah kelebihan/kekurangan pekerjaan yang telah dilakukan oleh peneliti lain.
  • Mengidentifikasi adanya gap pengetahuan terkait dengan masalah yang diteliti dalam makalah.
  • Mengidentifikasi kebutuhan untuk menyelesaikan masalah penelitian, baik yang sekarang maupun ke depannya nanti.

   a. Tips Penulisan Related Work

  • Kelompokkan kajian penelitian sebelumnya dalam klaster-klaster yang mudah dikenali .
1.   Berdasarkan metode
2.  Berdasarkan kelas persoalan, dsb
  • Hindari penulisan hal-hal yang kurang relevan
  • Hindari polemik, penggunaan frase pujian, atau menyalahkan pihak lain (gunakan fakta untuk menyatakan kelebihan atau kekurangan hasil penelitian orang lain).
 

8. Body of the Paper

  • Sangat bergantung pada topik dan jenis penelitian.
1.   Theoritical research
2.    Applied research
3.   Action research
4.   Case studies
5.    Surveys
6.    Experiments
  • Cara praktis: lihat contoh dari jurnal yang berepustasi untuk kategori penelitian yang akan anda tulis.

9. Theoritical Research

  • Defenisi-defenisi dasar
  • Deskripsi algoritma baru atau formalisme
  • Serangkain teorema yang disertai dengan pembuktian (proof)
  • Penjelasan aplikasi/konsekuensi dari hasil penelitian (jika memungkinkan).

10. Data Eksperiment

  • Sebutkan dari mana data untuk eksperimen diperoleh.
  • Jika memungkinkan, akan lebih baik jika menggunakan data yang dipakai sebagai standar oleh komunitas peneliti.
  • Jelaskan statistik data tersebut, dan bagaimana data dipergunakan dalam eksperiment.
  • Jelaskan pula pre-processing yang dilakukan terhadap data (jika dilakukan).

10. Prosedur Eksperiment

  • Jelaskan tujuan eksperimen.
  • Jelaskan prosedurnya dalam bentuk narasi, tetapi jika cukup kompleks dapat ditulis dalam bentuk algoritma.
  • Tulis prosedurnya dengan jelas sehingga orang lain dapat mengulangi langkah-langkahnya dengan tepat (hasil eksperiment reproducible).
  • Jelaskan pula cara mengukur kinerja sistem.

11. Result

  • Memaparkan hasil eksperimen apa adanya
  • Gunakan tabel dan/atau grafik untuk memperjelas dengan format yang paling informatif untuk pembaca.
  • Berikan penjelasan temuan utama yang dapat disimpulkan dari tabel/grafik.
  • Semua tabel/grafik/gambar diberi nomor & captions serta harus dirujuk minimal sekali dalam teks.
  • Semua informasi dalam tabel/grafik/gambar harus terbaca jelas.

12. Discussion of results

  • Menjelaskan fenomena yang diperoleh dari hasil eksperimen.

13. Conclusion and/or Future Work

  • Merangkum kontribusi makalah
  • Rangkuman kelebihan dan kekurangan
  • Deskripsi penelitian lanjut (future work)

14. Acknowledgements

  • Pemberitahuan tentang sponsor
  • Ucapan terima kasih pada kolega (bukan anggota peneliti) yang pernah diajak berdiskuisi, termasuk yang membantu proofread makalah.
  • Ucapan terima kasih kepada (anonymous) reviewers yang memberikan saran-saran yang konstruktif.

15. References

  • Tulis semua sumber publikasi yang dirujuk langsung (atau semua daftar referensi harus dirujuk minimal sekali dalam teks)
  • Ikuti cara penulisan referensi dan cara merujuknya sesuai dengan aturan dari jurnal yang dituju.
  • Gunakan sumber referensi dari jurnal dan konferensi yang bereputasi, baik yang baru maupun yang lama.



TIPS PENULISAN MAKALAH ILMIAH


  1. Top-down design: mulai dari outline, selanjutnya isi detailnya.
  2. Inside-out writing: mulai dari body of paper, selanjutnya tulis introduction, related work, conclusions, dan terakhir abstrak dan title.
  3. Table & Diagram: periksa keterbacaan tabel dan diagram.
  4. Dependency analysis: periksa apakah makalah sudah self-contained dan terpapar secara runut.
  5. Factuality: periksa setiap kalimat apakah bisa salah interprestasi (bermakna ganda), jika ya perbaiki.
  6. Optimisation: hilangkan bagian-bagian yang tidak perlu (kurang relevan), jika memungkinkan ringkasan kalimat yang panjang tanpa menghilangkan isi pesan utama yang ingin disampaikan.
  7. Readibility: apakah isi makalah dapat terbaca dengan baik? Apakah bagian-bagiannya terhubung satu sama lainnya (koherensi).
  8. Periksa manuskrip berulang-ulang untuk memastikan tidak ada kesalahan tata bahasa, cara penulisan, alur pikiran.
  9. Minta bantuan kolega untuk mereview makalah serta memastikan keterbacaannya.
  10. Lebih baik menginvestaikan waktu yang lebih lama untuk memastikan makalah sudah tertulis dengan baik daripada mengirimkan makalah yang masih mengandung kesalahan (akibatnya bisa fatal).

Reactions:

1 comments:

Post a Comment

 

Email lists by business model

Ping website at pingmyurl.com